Cinta adalah anugerah tuhan yang sangat
suci.cepat atau lambat cinta itu akan datang menghampiri para akhwat dan ikhwan
hanya saja yang berbeda ialah waktu,tempat,dan di mana kita melabuhkan cinta
suci darinya.
Aku pernah menganggap
diriku mencintai seseorang karena dia adalah orang yang tenar di sekolah,di
idolakan teman-teman wanitaku, selain itukarena bakatnya di bidang
olahraga.hingga akhirnya aku nyaris memulai hubungan yang serius dengannya dan
melupakan prinsip yang selama ini ku pertahankan yakni berpacaran.aku nyaris
saja menjalin hubungan kasih dengannya.
Tapi
ibarat sebuah mimpi yang indah,tuhan tidak mengizinkan aku tuk melanjutkan
tidur dan menikmati mimpi yang semu ini.dia lebih menghendaki aku tuk bangun
membuka mata melihat sekeliling,danmenyadari bahwa tidak semua mimpi yang indah
adalah nyata,sebab seindah apa pun mimpi itu.itu tetap saja sebuah mimpi yang di
saksikan dengan mata tertutup dan itu artinya hanya kebahagiaan yang semu
semata.
Tuhan ibarat membisikkan kepadaku bahwa cinta itu
tidak memandang ketenaran,rupawan,dan
keahliannya dalam olhraga.banyak orang yang tenar tapi tidak memanfaatkan
ketenarannya untuk lebih dekat dengan orang-orang yang ada di bawahnya.banyak
orang yang rupawan tapi dia hanya memanfaatkan itu untuk menarik dan memikat
hati para wanita yang tak tau apa-apa.banyak orang yang ahli olahraga tapi
apakah di juga ahli dalam berdakwah minimal hanya
mengamalkan ajaran islam?
Sejak saat itu aku sadar bahwa aku salah karena
telah melabuhkan
cintaku pada orang yang salah.sejak itu,aku lebih memilah pria yang datang
kepadaku.meskipun aku sadar jika tindakan ku seperti ini maka banyak hati yang
akan sakit karenaku.tapi
aku tidak ingin melabuhkan cintaku di pelabuhan yang salah.
Hari ini aku tak tau apakah aku mendapatkan
sebuah anugerah atau cobaan.aku meraskan sesuatu yang beda.ketika ku ingat dia
aku merasakan detak jantungku sangat cepat,aliran darahku yang tadinya lambat
kini sangat lancer,ketika aku malas belajar aku lebih rajin karenanya,saat aku
putus asa dia ibarat motivator yang menyemangatiku,dan yang lebih tak aku duga
setiap aku bersujud kepadanya dan
melantugkan do’a tampa sadar namanya tersebut dalam do’aku.
Tuhan bantu aku.aku tidak ingin salah dalam melabuhkan cinta suci darimu ini.
Kali ini rasanya engkau benar-benar memberikan cobaan
yang sangat besar kepadaku.engkau menghadapkan aku pada dua pilihan yang sangat
sulit aku pilih.keduanya adalah idolaku.orang yang pertama,rasanya dialah yang aku sayangi.dan orang kedua dialah yang aku cintai.tapi bagiku cinta yah, hanya cinta tidak lebih
dari itu.sedangkan bagiku sayang maknanya lebih dalam dari cinta itu sendiri.
Akan tetapi kebingunganku tidak sampai disini
saja,aku masih larut dalam pertimbanganku.jika aku memilih orang yang pertama
itu artinya aku memilih orang yang seharusnya jadi kakak atau saudaraku yang
lebih pantas membimbingku.namun,jika aku memilih orang yang kedua itu artinya
tidak sesuai dengan hati nuraniku
tuhan salahkah jika aku meminta izinmu untuk
melabuhkan cintaku di dua pelabuhan cinta sekaligus?
Yah,tuhan entah alasan apa engkau biarkan diri
ini memberi harapan pada orang yang tak seharusnya mendapatkan cinta suci
darimu ini.
Tuhan saat ini aku benar-benar larut dalam
kebingungan.dalam benakku tersirat beberapa pertanyaan untukmu.
Tuhan….mengapa kamu berikan rasa cinta kepadaku
dan kepada hamba-hambamu?
Tuhan ….apakah wanita itu dilahirkan untuk
disakiti?
Tuhan….apakah aku ini tak pantas mendapatkan
kebahagiaan dari orang yang ku sayangi?
Tuhan…mengapa rasa cinta yang kamu berikan
kepadaku selalu saja berlabuh di pelabuhan
hati yang salah?
di setiap tangisan dalam tahajjudku kumenanti
jawaban darimu.karena rasanya bahterah cinta yang ku nahkodai selalu saja
merapat pada pelabuhan hati yang salah.apakah aku memang tak pantas tuk berlayar mengarungi samudera cintamu
ya tuhan?ataukah memang diriku yang tak tahu menjadi seorang nahkoda
cintamu?jika memang seperti itu kuharap engkau menurunkan malikat penolong
untuk menahkodai pelayaran cintaku menuju engkau agar hati ini tak tersesat
lagi dalam pelabuhan hati yang salah.
andai ku bisa memilih,aku tidak ingin berlayar di
laut cintamu.sebab di sana aku selalu di hadapkan pada deraian ombak yang
selalu menghambat perjalanan menuju engkau.andai ku tak punya rasa ini darimu.
akan kupilih tuk menutup rapat kapal-kapal cinta yang kunahkodai agar ku tak
menyebabkan penumpang kapal ini tersesat pula karenamu….coretan gadis itu di
atas kertas putih di atas meja.