Rabu, 29 Mei 2013
kertas yang dulu kosong kini penuh arti
kertas yang dulu kosong kini penuh arti
aku sangat benci hari ini,tepatnya aku benci saat pak guru memberikan tugas itu kepada kami.iya,tugas bahasa indonesia yang di berikan pak guru hari ini benar-benar membuatku shock dan tak berdaya.pak guru menugaskan kami untuk membuat sebuah cerpen/puisi.dan untuk urusan itu akulah orang yang paling tidak tahu karena aku memang tidak pernah mau tahu.malas buat kayak gituan pikirku.tapi uhhh...setidaknya aku masih bisa bernafas lega karena tugas itu akan kami kumpul bulan depan.
Pagi itu aku belajar di kelas.tiba-tiba kelas kami kedatangan murid baru,katanya sih pindahan dari luar kota.guru kemudian menyuruhnya memperkenalkan diri.”assalamualaikum teman-teman , kenalkan nama saya asmaul husna biasa di panggil husna” dia mengawali perkenalannya dengan salam,aku sih tidak kaget karena dari luar dia memang memakai kerudung.hanya beberapa orang di kelasku memakai kerudung dan kini jumlahnya bertambah setelah kedatangannya.
Karena guru menyuruhnya duduk di sampingku maka husna pun menuju tempat itu,dia kemudian mengulurkan tangan padaku sambil menanyakan namaku”saya nisa”jawabku sedikit ramah dengannya.
Berhari-hari duduk berdampingan dengan husna rasanya ada yang beda dengan dia,setiap hari entah mengapa ku perhatikan gerak-gerik husna yang tenang tapi tetap anggun,dia tidak centil tapi justru di perhatikan banyak cowok dan suaranya yang lembut serta tidak cerewet.” Hari ini ada kegiatan tidak?”tanya husna padaku.”kebetulan aku free.ada apa?”kataku kemudian.”kita ikut kajian muslimah yuk!”kata husna mengajak.tanpa pikir panjang ku terima saja ajakannya,aku memang tidak tahu apa itu kajian muslimah,selama ini aku hanya mendengarnya dari orang lain dan kata mereka kajian semacam itu sangat bagus.ahh..tapi ya sudahlah lebih baik aku coba aja,penasaran sebagaimana menariknya kajian muslimah itu?
Tempat itu sangat sejuk,tepatnya di mesjid yang tidak jauh dari rumah husna itu sangat sejuk diantara orang-orang khususnya wanita-wanita muslimah.dari awal aku perhatikan hanya aku yang berpenampilan seperti ini,memakai kerudung tapi hanya sekedar ku tutupi saja kepalaku dan poniku tetap kelihatan,jika ku perhatikan mereka rasanya aku malu,hanya aku yang seperti ini.
Setelah beberapa lama kami menunggu akhirnya pematerinya pun datang.aku menyimak dengan baik apa yang di katakan oleh wanita berkerudung itu.saat tiba waktu bertanya aku memberanikan diri untuk bertanya , tidak peduli orang-orang memperhatikan aku dengan penampilanku yang memang aku sadari aneh.”assalamualaikum wr.wb,kenalkan nama saya nisa saya mau tanya mengapa jilbab di wajibkan bagi wanita?”dari awal aku bertanya saya perhatikan orang-orang yang berada di tempat itu sedikit kaget,entahlah mungkin karena mereka semua sudah tahu dan heran mengapa aku belum tahu.tapi ahhhh...aku pake lagi sikap cuekku,terserah apa kata mereka.
“waalaikumussalam wr.wb.iya nisa...nisa artinya wanita dan wanita memang wajib memakai jilbab,kecantikan wanita bukan nilai dari penampilannya dan juga sikapnya yang selalu mengumbar aurat,segala apa yang ada pada diri wanita itu mulia dan suci jadi harus di lindungi bukannya malah di umbar-umbar...” kata pemateri itu berhenti sejenak lalu melanjutkan kata-katanya.”wanita itu adalah perhiasan dunia dengan segala keindahan padanya yang harus selalu di jaga dan dilindungi.dan ingat wanita yang baik-baik akan mendapatkan lelaki yang baik-baik pula” entah mengapa saat ku dengar pemateri itu mengatakan bahwa wanita yang baik-baik akan mendapatkan lelaki yang baik pula aku jadi teringat seseorang,seseorang yang selama ini kusukai tapi tak sedikit pun merasakan keberadaanku.apakah wanita baik-baik memang hanya untuk lelaki yang baik pula?
Rasanya pertemuan hari ini sangat bermakna bagiku.entah mengapa dan sejak kapan aku seperti ini,tapi yah sudahlah buru-buru ku hapuskan pikiran tentang itu semua,aku harus fokus dengan pembuatan karangannku, semakin hari tugas itu semakin dekat waktunya untuk di kumpul.uhhhh aku bingung sejauh ini hanya kertas kosong yang ada di buku tugasku belum ada coretan sama sekali walau itu hanya setitik tinta.
Hari ini aku berangkat sekolah,sesampai di sekolah saat aku turun dari sepeda motor yang ku kendarai aku mencoba berjalan seperti yang di ajarkan saat kajian kemarin cara berjalan seorang muslimah.tapi sesampai di kelas rasanya hatiku benar-benar hancur saat ku lihat Risky lelaki yang selama ini ku taksir malah sibuk berbincang dengan husna , tidak biasanya dia seperti ini.meskipun hanya perbincangan biasa dan kulihat husna juga hanya tertunduk dan hanya sesekali saja melihat risky tapi tak bisa ku pungkiri kalau aku iri dengannya.tiba-tiba aku kembali teringat bahwa wanita baik akan mendapatkan lelaki yang baik pula,aku jadi sadar dan faham bahwa risky memang pantas menyukai husna karena dia memang wanita yang baik.sudahlah.dengan sikap cuek aku langsung saja duduk di bangkuku tidak mempedulikan mereka berdua.aku juga tidak berniat untuk menyapa risky idolaku yang jelas-jelas tidak peduli denganku.
Sepulang sekolah,tidak seperti biasanya aku yang selalu keluar bersama dengan teman-temanku.tapi kali ini tidak,entah mengapa akhir-akhir ini aku selalu berbuat seperti yang si ajarkan saat-saat kajian waktu itu.jadi, kupikir bahwa sebaiknya waktu luangku ku habiskan untuk mengerjakan tugas-tugasku termasuk tugas cerpen itu.
Ohhh...tuhan ,,,mengapa otakku sungguh tak bisa berfikir untuk menuangkan kata-kata walau itu hanya sebaris tuhan...??? hanya itu yang berputar-putar di otakku hingga aku tak menyadari bahwa tempat sampah di samping meja belajarku kini telah pemuh oleh kertas-kertas kosong yang ku remukkan yang hanya berisi beberapa kata yang tak bisa ku rangkai kembali untuk melanjutkannya.
Selama dua minggu ini waktuku memang nyaris ku habiskan dengan husna,dari dia aku banyak belajar ilmu agama,perintah dan larangannya.waktu luang kami pun biasanya di habiskan untuk mengikuti kajian-kajian islam.hingga suatu hari aku putuskan untuk berjilbab.niat ini kuutarakan pada husna dan yang pasti kedua orang tuaku.dan alhamdulillah mereka semua menanggapi keinginannku itu dengan senang dan dukungan yang sangat besar,malahan waktu itu ibu langsung saja ke pasar membeli seragam sekolah yang baru untukku dan yang pasti semuanya serba tertutup,baju rok dan kerudungnya panjang-panjang.tidak ada lagi rok sekolah yang selutut dan baju yang lengannya pendek.”kini nisa adalah wanita muslimah ummi....kataku pada ibu waktu itu.
Hari itu hari senin,aku melangkahkan kaki kedalam pekarangan sekolah dengan canggung,kurasakan hampir semua mata mengarah kepadaku.mungkin heran mengapa aku bisa berubah secepat ini.tak sedikit pun yang berkata palingan hanya untuk sensasi doang....palingan nggak bisa bertahan lama juga kembali ke asalnya yang dulu yang amburadul.yah tuhan inikah awal perjuangan yang harus kulalui untuk menuju jalanmu,inikah yang harus kulewati untuk mejadi wanita muslimahmu ya allah?
Siang itu aku aku duduk di kanting,tiba-tiba risky datang dan menyapaku”hay nis....”katanya kemudian duduk di sampingku.”iya,assalamualaikum ky” ku jawab risky dengan salam,kemudian aku pamit meninggalkan dia,aku takut tidak bisa menahan perasaan ini terhadap risky.tapi sebelum meninggalakn tempat itu, terlebih dahulu aku tersenyum padanya,bukan untuk menarik perhatiannya lagi tapi maksudku supaya risky tidak menyangka aku menghindar atau tidak betah di sampingnya.
Akhir-akhir ini risky sering ke kelasku,entah untuk apa ,tapi buat apa lagi kalau bukan untuk husna pikirku saat itu.jika dia menyapaku ku jawab ala kadarnya,aku sudah bertekad tidak akan lagi mengejar risky yang sudah jelas tidak menyukaiku,”sekarang aku adalah wanita muslimah dan wanita muslimah akan mendapatkan lelaki yang baik dan mungkin lebih baik dari risky”gumamku dalam hati waktu itu.oh..indahnya mencintai seseorang dengan berlandaskan cinta kepada allah...
Yah,tuhan besok tugasku akan ku kumpul,aku belum juga menuliskan sesuatu tapi aku yakin pasti ada jalan jika kita berusaha,jadi ku buka saja buku tugasku lalu mulai memikirkan sesuatu yang mungkin saja dapat menjadi referensi untuk karangannku kelak.tiba-tiba hadphoneku berbunyi,dngan malas ku buka sms itu kemudian kubaca.”nisa..kamu ibarat kertas yang dulu kosong dan kini penuh arti dan sangat berharga,jujur aku suka kamu yang dulu tapi aku lebih suka kamu yang sekarang dan aku tidak ragu lagi dengan kamu nis...” setelah membaca sms itu,aku tak bisa membendung air mata ini apa lagi saat ku baca nama yang mengirimkan sms itu adalah risky.tapi sudah terlamabat aku tidak mungkin menyakiti sahabat yanng selama ini telah merubahku menjadi seperti ini.aku tidak mungkin menyakiti husna dengan menerima risky karena jelas-jelas husna telah mengatakan padaku bahwa dia menyukai risky.aku serahkan semuanya padamu ya allah,aku ikhlas dengan ini semua...hanya itu yang sanggup ku ucapkan saat itu.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
cerpen ini saya buat untuk iseng-iseng aja tapi ternyata ada yang suka jadi ku masukkan saja di blogku...next buat asma nanti aku lanjut yah cerpennya so hmmm...aku agi sibukk akhir-akhir ini..heehheheh
BalasHapusPerbaiki dlu ejaan dan penulisannya de. isi ceritanya bagus tapi kalau "penampakannya" di blog kek gini, mlah malas bacanya syg. Oke 1
BalasHapushehehe....ajarika falle kk
Hapusso bru belajar kasian.